9 Cara Membuat Brand Sendiri Untuk Bisnis Bagi Pemula

0 145
Belum ada rating.

Berbisnis merupakan salah satu cara untuk memperoleh penghasilan. Banyak juga cara mendapatkan uang di instagram yang berbagai bisnisnya. Sudah pasti, bisnis yang berjalan membutuhkan brand atau merek. Memberikan nama brand memang tidak semudah yang dipikirkan. Nama dari brand yang dipilih akan menjadi identitas dari sebuah bisnis. Karena itu, pemberian nama yang tepat sangatlah diperlukan. Lalu, bagaimana cara membuat brand sendiri untuk bisnis? Jangan khawatir, kami akan mengupas tuntas pada artikel ini.

Perlu anda ketahui,bahwa brand sangat mempengaruhi pada kesuksesan bisnis anda. Brand yang lebih banyak dikenal oleh masyarakat akan melesat sangat cepat. Sebagai contoh, untuk produk minuman yang sudah melekat di masyarakat. Sudah pasti, yang banyak terlintas di pikiran masyarakat yaitu “Aqua”. Padahal, masih banyak bukan brand lainnya. Karena itu, nama brand anda diharapkan mampu untuk bersaing kedepannya. Kamu juga bisa mempelajari dengan benar cara membuat brand hijab sendiri untuk bisnis agar sukses.

Cara Membuat Brand Sendiri Untuk Bisnis Paling Lengkap

Bagi anda yang sedang mencari referensi dalam membuat brand bisnis, kamu sudah beruntung mengunjungi blog ini. Kamu juga harus tau kelebihan dan kemudahan bisnis supaya usahamu lebih melesat. Berikut ini beberapa cara membuat brand baju, hijab, kosmetik atau bisnis lain yang bisa kamu buat sendiri. Antara lain:

1. Belum Di Pakai Orang Lain

Brand Belum Di Pakai Orang LainSudah pasti, brand yang baik ialah belum di pakai oleh orang lain. Hal ini akan memungkinkan untuk tidak berkaitan dengan pihak lainnya. Apalagi membuat brand hijab, sudah banyak yang membuatnya. Jangan sampai, ada klaim mengenai brand yang anda gunakan. Selain itu, brand memiliki peranan yang sangat penting dalam berbisnis. Terutama, saat anda membicarakan bisnis yang sedang dijalankan. tentu, jika brand anda masih baru maka akan berpotensi memberikan informasi.

Bagaimana cara mengetahui brand belum ada yang memakai? Gampang sekali, anda dapat menggunakan search engine untuk mengeceknya. Seperti halnya menggunakan google dalam pencariannya. Setelah itu, anda akan mengetahui apakah brand sudah di miliki oleh orang lain. Selanjutnya, cek juga di Direktorat jenderal kekayaan Intelektual akan hak patennya.

2. Mudah Di Ingat dan Di Ucapkan

Cara membuat brand sendiri yang pertama yaitu brandnya mudah di ingat dan di ucapkan oleh semua orang. Tidak kalah pentingnya, sebuah brand harus mudah diingat. Setidaknya, masyarakat tertarik untuk mengetahui lebih dalam dan mengingatnya. Karena, jika brand tidak mudah di ingat maka akan menjadi sulit. Bagaimana brand yang mudah di ingat? Sangat mudah, gunakan satu atau dua kata saja. Hal ini akan sangat membantu dalam mengingatnya.

Tidak hanya itu, untuk pengucapannya juga harus mudah. Pengucapan yang mudah akan selalu baik dalam hal branding. Bagaimana mungkin, jika susah untuk di lafalkan tetapi ingin terkenal? Karena itu, pelafalan yang tepat sangat diperlukan. Setidaknya, jangan biarkan orang untuk berpikir dalam membacanya. Namun, pastikan bahwa orang sudah langsung paham mengenai brand tersebut.

Jika orang berpikir terhadap pengucapannya, dapat dipastikan bahwa brand tersebut kurang baik. Dalam hal pengucapan saja susah, bagaimana lainnya? Jadi, tidak heran jika para pebisnis mencari brand yang sesuai. Pastikan orang yang mendengarnya merasa nyaman serta mudah untuk dihafalkan. Dengan begitu, dijamin brand anda akan jauh lebih dikenal.

3. Jangan Gunakan Singkatan

Sebagai perusahaan yang baru memberikan brand, disarankan jangan menggunakan singkatan. Mengapa demikian? Singkatan hanya memberikan makna yang kurang mendalam. Bahkan, beberapa orang cenderung kurang mengerti arti dari singkatan tersebut. Terutama dalam singkatan yang berkaitan dengan angka. Karena, cukup sulit dalam memberikan maknanya.

Penggunaan singkatan dirasa sangat kurang efisiens. Sebagai contoh anda sering kali mendengar singkatan “MNC” namun, tahukah kepanjangannya? YA ! Mungkin beberapa orang akan berkata “ Media Nusantara Center”. Namun, bagaimana dengan yang tidak mengerti. Hanya bisa berdiam dan paham singkatannya saja tidak dengan artinya.

Brand untuk bisnis sangat memerlukan pengenalan kepada masyarakat. Contohnya seperti brand baju. kamu juga harus menggunakan kata kata promosi baju supaya masyarakat lebih mudah mengingatnya. Mengenai bagaimana brand dikenal lebih cepat, dan mudah. Karena itu, di sarankan untuk tidak menggunakan singkatan. Butuh waktu untuk memahami dan membaca singkatan tersebut.

4. Nama Brand Unik

Nama Brand UnikCara membuat brand sendiri ke 4 ini kamu harus membuatnya dengan nama yang unik. Siapa sih yang tidak tertarik dengan keunikan? Tentu, semua orang akan tertarik. Brand, dapat diciptakan dengan keunikan agar lebih banyak menarik perhatian. Terutama, dalam pemberian nama yang akan digunakan. Bahkan, anda juga bisa menggunakan kata yang masih jarang di dengar. Tetapi, jangan sampai kata tersebut memiliki efek negatif kedepannya.

Saat ini, perusahaan berlomba-lomba untuk menciptakan nama yang unik. Karena, di era sekarang ini keunikan lebih di utamakan. Jadi, tidak heran jika banyak yang mencari nama brand unik .Namun, untuk nama yang diberikan sebaiknya sesuai dengan bisnis tersebut. Jangan sampai ada perbedaan, bahkan sampai melenceng terlalu jauh.

Nama dari suatu brand memang cukup berpengaruh. Terlebih, mengenai keunikan yang di dapatkan. Terpenting, keunikan tersebut juga mudah dalam pengingatannya. Jadi, memang terdapat manfaat yang jelas. Bukan hanya nama unik, tetapi susah dalam mengingatnya. Bagaimana contohnya? “IM3” Brand ini cukup banyak dikenal.

Karena memang menawarkan konsep 2 huruf 1 angka saja. Tidak berlebihan namun sesuai pada targetnya. Namun, dalam brand tersebut belum begitu jelas mengenai maknanya. Karena, singkatan tersebut memiliki makna “ Indosat Multimedia Mobile”. Sedangkan, masyarakat hanya mengenalnya sebagai kartu indosat saja.

5. Tagline

TaglinePenting ! Sebuah brand untuk memiliki tagline. Apa itu tagline? Merupakan kalimat singkat yang di tujukan mengenai produk. Tagline cukup memiliki pengaruh yang baik dalam peningkatan bisnis nantinya. Dengan tagline tepat dan menyakinkan, maka client menjadi lebih percaya kepada anda. Banyak orang yang menyebut tagline sebagai slogan.

Tagline yang baik dan mudah di ingat akan selalu menjadi kesan tersendiri. Terutama, oleh para client yang senantiasa dengan produk anda. Bahkan, di era sekarang ini tagline sudah mampu dijadikan profit penjualan. Terlebih, jika produk tersebut sudah cukup ternama maka akan menjadi begitu mahal.

Namun jangan khawatir, untuk membuat tagline sendiri tidak repot. Cukup dengan menyesuaikan pada bisnis anda. Sebagai contoh, BMW dengan taglinenya “ The Ultimate driving machine”. Ternyata mampu bergerak dalam bisnis kendaraan dan sampai saat ini banyak sekali peminatnya?

Karena, memang nama dan tagline suatu hal yang berkaitan satu sama lainnya. Dengan tagline yang tepat, bukan tidak mungkin bahwa akan mendatangkan profit tinggi seperti BMW. Selain itu, pahami juga bahwa tagline belum di pakai oleh orang lain. Karena, anda akan di denda jika mencontek tagline perusahaan lain. Gunakan tagline sesuatu pada konsep dan ide bisnis, dijamin akan sangat membantu branding dan marketing !

6. Membuat Brand dengan Memiliki Makna Yang Baik

Contohnya seperti hijab, cara membuat brand hijab sendiri juga harus memiliki makna yang baik. Brand memiliki artian yang sangat baik untuk dikenal oleh masyarakat luas. Karena itu, pemilihan makna yang baik dan tepat sangat diperlukan. Brand mewakili identitas dari bisnis yang anda jalankan. Penggunaan makna yang baik tentu lebih banyak menghasilkan hal positif. Seperti halnya, orang tua yang memberikan makna kepada anaknya.

Jangan gunakan kata yang mengandung makna negatif. Karena, akan susah untuk di artikan oleh orang lain. Terlebih, orang sudah mengenal kata tersebut mengandung makna negatif. Sangat tidak di rekomendasikan. Karena itu, alangkah baiknya untuk mengkaji lebih dalam mengenai nama brand yang akan di buat. Terutama untuk pemilihan kata yang digunakan.

7. Mencerminkan Produk

Mencerminkan ProdukSebuah brand akan mewakili produk yang anda tawarkan. Bahkan, brand juga bisa untuk menyesuaikan pada segment dari pasar yang di bidik. Hal ini tentunya sangat baik untuk menargetkan sesuai pada penjualannya. Mengapa hal ini harus dilakukan? Tentu, agar lebih dikenal oleh masyarakat. Target yang tepat dan brand terarah akan lebih memudahkan komunikasi.

Sebagai contoh, jika produk lebih terarah pada pria maka anda bisa menggunakan nama yang maskulin. Hal ini akan lebih dikenal secara meluas oleh para pria. Sama halnya jika anda ingin menargetkan pada wanita. Maka, brand harus memiliki nama yang feminim. Lalu, bagaimana jika targetnya keduanya? Gabungkan saja kedua hal tersebut untuk nama yang unik agar dapat meningkatkan brand image.

Sebuah brand akan berkembang saat semua sesuai pada pasarnya. Dengan brand yang tepat, branding menjadi lebih berjalan. Saat ini, pebisnis harus paham bahwa branding salah satu hal yang penting. Bahkan, beberapa perusahaan besar rela mengeluarkan banyak dana hanya untuk branding. Jadi, pastikan bahwa produk anda terwakilkan dengan brand !

8. Analisis Pasar Dulu Sebelum Membuat Brand Sendiri

Analisis Pasar Dulu Sebelum Membuat Brand SendiriJika produknya baju, cara membuat brand baju sendiri yang pertama harus kamu lakukan yaitu dengan riset / analisis pasar terlebih dahulu. Menjalankan sebuah bisnis terkadang memiliki banyak kompetitor bukan? Sudah pasti, kompetitor juga memiliki brand untuk produknya. Karena itu, jangan ragu untuk melakukan analisis pasar. Lalu, apa yang dilakukan? Bandingkan brand yang satu dengan lainnya. terutama untuk membuat brand baju. Hal ini untuk mendapatkan kekurangan dan kelebihannya.

Jika anda sudah mendapatkannya, maka dapat membuat nama brand yang sesuai. Terutama, disesuaikan dengan keunggulan dan nilai produk. Brand yang anda buat harus lebih kuat kelebihannya dibanding lainnya. Karena, masyarakat cenderung lebih memilih yang terbaik. Terutama, pada urusan produk yang memang menjadi kebutuhan.

9. Lakukan Evaluasi

Lakukan EvaluasiTips cara membuat brand sendiri yang terakhir ini yaitu dengan melakukan evaluasi. Tidak kalah pentingnya, setelah anda menganalisa maka lakukan pula evaluasi. Hal ini dilakukan agar semakin paham mengenai minat pasar dan brand tetap berkembang. Evaluasi setidaknya harus membutuhkan seorang peminat produk asli. Tanyakan, pendapatnya mengenai brand yang anda buat. Apakah terdapat sasaran?

Perlu anda ketahui, dalam membuat nama brand memang tidak mudah. Pasti akan selalu ada kritik dan saran yang disampaikan. Karena itu, evaluasi dalam hal ini sangat diperlukan. Setidaknya, untuk meminimalisir kurangnya minat masyarakat terhadap brand. Saat ini, sudah banyak brand yang sering melakukan evaluasi untuk peningkatan konsumen tentunya.

Sebagai contoh perusahaan Apple Computer yang mengubah nama menjadi Apple,Inc. Mengapa hal ini dilakukan? Mereka membuang kata “ Computer” Karena tidak hanya fokus pada perangkat tersebut saja. Melainkan, akan mengembangkan berbagai perangkat elektronik lainnya. Buktinya, saat ini mereka sukses dengan smartphone, tablet ataupun laptop yang berkelas. Karena, nama brand yang tepat juga sangat berpengaruh !

Bagaimana, sudahkah anda memahami beberapa cara diatas? Dijamin, cara membuat brand sendiri pada kategori bisnis online di atas sangat mudah anda terapkan. Selalu ingat ! Bahwa brand yang tepat akan membawa bisnis untuk lebih sukses. Jadi, jangan sampai salah dalam memberikan nama merek. Semoga sukses !

Berikan Rating ?

Artikel Lainnya

Leave A Reply

Your email address will not be published.

error: Hayoo mau ngapain?