Cara Menjadi Dropship Untuk Pemula Tanpa Modal

0 597

Berbisnis bisa dimulai dari apa saja dan kapan saja. Asalkan tahu bagaimana memaksimalkan potensi yang ada di sekitar kita, tentu bisnis bisa dilakukan oleh siapa saja. Seperti setiap anak muda yang sekarang ini diketahui mampu beradaptasi dengan cepat bersama teknologi yang berkembang. Terdapat berbagai cara mencari dollar gratis yang bisa kamu dapatkan dari berbagai media. Jika tidak ada modal, kita bisa menggunakan sistem bisnis dropship yang mana cara ini hanya bermodalkan gadget dan juga jaringan internet. Bagaimana cara menjadi dropshipper untuk pemula ? Tentu setiap orang yang akan memulai bisnis harusnya tahu bagaimana mereka memilih jenis bisnisnya.

Dropshipper berbeda dengan reseller. Sistem bisnis dropship memang direkomendasikan untuk para pemula dalam dunia bisnis atau online shop. Disini nanti anda tidak perlu untuk mengirim barang atau memperbanyak stok di rumah. Hanya butuh jaringan internet, masukkan order ketika ada pemesan. Mereka akan membayar sejumlah nominal dari produk yang ditawarkan. Tugas kita hanya melakukan order dan pihak supplier akan mengirimnya langsung pada si pembeli.

Banyak yang menggunakan sistem ini terutama ketika mereka baru pertama menginjak bisnis online. Baik berupa makanan, baju ataupun usaha lainnya sistem dropship diketahui bisa melayani banyak calon pebisnis muda untuk bergabung dan memulai langkah. Bisnis dropship memang pilihan tepat untuk memulai bisnis. Berikut ini cara menjadi dropshipper yang harus diketahui.

Cara Menjadi Dropshipper Untuk Pemula

Cara Menjadi Dropshipper Untuk Pemula1. Pahami Bagaimana Sistem Reseller

Ingin menjadi dropshipper mengapa memahami reseller? Menurut Dictionary Cambridge, reseller adalah individu ataupun perusahaan yang membeli produk dari pabrik atau manufaktur dengan tujuan untuk dijual kembali ke konsumen. Reseller itu ketika anda mengeluarkan sejumlah modal terlebih dahulu baru bisa berjualan. Sementara untuk menjual hampir tanpa modal itu adalah dropshipper. Lalu apakah marketplace seperti Lazada menjual produk yang mereka produksi sendiri?

Memang ada beberapa produk yang merek produksi. Tetapi mayoritas mereka menjual produk dari perusahaan lain atau menjadi reseller. Artinya, anda tidak perlu lagi untuk mencari atau ribet dalam memproduksi barang sendiri agar bisa berbisnis dan memiliki brand. Untungnya lagi adalah anda bisa memulainya sekarang juga tanpa harus bingung mendapatkan modal.

2. Ketahui Jenis Produk

Salah satu cara menjadi dropshipper sukses adalah mengetahui jenis produk. Jika anda ingin menjual produk yang sustainable memang akan berpeluang besar. Ada beberapa syarat yang harus dipertimbangkan terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan. Mulailah untuk menjual produk yang lebih spesifik dan tidak terlalu banyak.

Untuk brand dengan skala kecil menengah, wajib untuk fokus dalam 1 sektor saja, gunanya adalah agar brand awareness bisnis anda di depan konsumen menjadi lebih maksimal. Selain itu, dari faktor kompetitor juga akan berpengaruh. Semakin banyak produk yang anda jual maka juga akan menjaring lebih banyak lagi kompetitor. Dari ini kita akan kesulitan untuk memenangkan persaingan pasar. Pastikan bahwa produk anda sustainable, hindari menjual produk yang sifatnya hanya sementara.

3. Target Pasar

Untuk siapa produk yang anda jual? Langkah ini adalah menentukan target pasar. Setelah anda memilih produk sebaiknya tahu untuk siapa produk tersebut dijual. Tentukan siapakah target market yang akan anda sasar. Tentukan pula target market secara spesifikasi atau sering disebut dengan buyer pesona. Mulai dari usia, jenis kelamin, hobi hingga faktor lainnya yang bisa dimanfaatkan sebagai pendekatan dan juga promosi. Sebaiknya tidak menyepelekan langkah ini karena adegan tahu target market kita maka kamu bisa memasarkan produk dengan lebih fokus lagi.

Anda juga bisa memasarkan produk sesuai dengan identitas mereka dan bagi anda yang kesulitan dalam menentukan buyer pesona, kamu bisa mencari tahu bagaimana cara menentukan target market bisnis anda. Menentukan target pasar bisa membantu anda untuk mencari tahu bagaimana langkah yang diambil berikutnya. Menggunakan jenis media sosial seperti apa yang bisa dimanfaatkan untuk promosi dan lain sebagainya.

4. Menganalisis Kompetitor

Menganalisis KompetitorSeorang pebisnis tidak akan takut bersaing, apalagi bisnis dropship. Justru disitulah letak sebuah bisnis. Mampu melihat potensi, menganalisis kompetitor hingga memanfaatkan kesempatan yang ada. jika memang kompetitor anda tidaklah berjumlah raksasa, sebaiknya tidak bersantai dulu. Meski kompetitor anda dari produk dan target market masih berskala kecil-menengah, bukan berarti mereka boleh dihiraukan begitu saja. Anda bisa menganalisis kompetitor yang ada di sekitar anda. Terapkan 3M jika memang masih pemula yaitu melihat, meniru, memodifikasi.

Anda bisa menganalisis mulai dari produk mereka, bagaimana cara mereka memasarkan produk hingga bagaimana cara mengatasi permasalahan yang muncul. Cari tahu apa yang membedakan anda dari kompetitor lainnya. kenapa pelanggan lebih memilih kompetitor A dibandingkan dengan kompetitor B. Analisis juga pemasaran yang mereka gunakan untuk mengembangkan bisnisnya.

5. Cari Supplier

Setelah menentukan produk, target dan menganalisis kompetitor, cara menjadi dropshipper sukses adalah mencari supplier terbaik. Apabila anda sudah yakin dengan target market dan juga kondisi pasar yang menjadi peluang bisnis jangka panjang, langkah berikutnya adalah cari supplier yang memiliki harga terbaik dan kualitas bagus. Harga terbaik artinya adalah harga yang sepadan dengan kualitas yang diberikan. Juga bagaimana pelayanan yang diberikan. Anda bisa mencari supplier terbaik dengan harga termurah, kualitas yang tepat.

Syarat-syarat supplier terbaik adalah fast respon, harga yang ditawarkan juga murah, komisi yang jelas antara harga yang dijual dengan komisi anda sebagai bisnis dropship. Pastikan banyak supplier anda terpercaya, lokasi pengiriman juga dekat dengan pasar agar tidak terlalu jauh untuk mengirimkan kepada konsumen yang ada di daerah anda. Supplier yang baik juga selalu memiliki stok barang. Perhatikan bagaimana cara cek stoknya secara real time. Jika memang masih manual pastikan bahwa pemasok memiliki respons yang cepat dalam menanggapi para dropshipper atau reseller.

6. Membeli Produk Sebagai Contoh

Jika sudah sampai pada tahap ini, anda berarti memiliki 2 hingga 3 calon supplier. Anda bisa mencari tahu bagaimana keunggulan dari masing-masing supplier. Mulai dari respon atau layanannya, kualitas produknya hingga menentukan harga yang akan dijual kepada konsumen. Anda bisa mulai mengeliminasi produk dari supplier yang tidak sesuai dengan kriteria yang diinginkan. Membeli produk dari beberapa supplier yang anda tentukan memang bisa membantu kita untuk mencari tahu sendiri bagaimana kualitas produk tersebut. ini merupakan salah satu langkah atau cara menjadi dropshipper yang sukses.

Jangan lupa untuk menilai apakah proses pengiriman barang juga berlangsung cepat atau terkendala. Terutama jika target yang anda sasar adalah konsumen yang ada di luar kota. Tentu hal ini seharusnya menjadi pertimbangan penting bahwa pengiriman barang dari supplier kepada konsumen anda tidak memerlukan waktu yang lama. Pengiriman cepat dan barang yang anda inginkan juga sampai tanpa ada cacat/

7. Tentukan Harga Jual

Ketika anda sudah memilih supplier sebagai pemasok barang atau stok nanti, langkah berikutnya adalah menentukan harga jual. Ada beberapa supplier yang memang mewajibkan para resellernya untuk menjual produk dengan harga yang memang sudah ditentukan. Tujuan utamanya adalah agar tidak menjatuhkan harga pasar. Tetapi itu juga tidak semua. Ada beberapa supplier yang memberi kebebasan pada para reseller. Kamu juga bisa menentukan harga jual sendiri. Dari sini kita juga bisa menghitung keuntungan yang bisa kita dapatkan dengan cara menjadi dropshipper.

Untuk para dropshipper online sebaiknya tidak terlalu berharap memiliki profit yang tinggi dari setiap produk yang dijual. Sebab pada dasarnya memang kita tidak bisa mengubah produk. Biasanya profit sebesar 10 hingga 20% sudah bisa menjadi laba kita dan lebih dari cukup. Mengapa? Sebab kita tidak mengeluarkan modal untuk membeli produk terlebih dahulu dan hanya modal pemasaran saja.

8. Menentukan Identitas Brand

Nama Brand UnikBrand adalah pengalaman para pelanggan ketika mereka membeli ataupun melakukan bisnis dengan sebuah perusahaan. Sementara untuk identitas brand sendiri mempresentasikan seperti apa brand milik kita. Bagaimana tanggapan masyarakat terhadap brand tersebut dan bagaimana kualitasnya. Sebagian besar masyarakat menggunakan brand ternama untuk menunjukkan kebanggaan tersendiri. Seperti misalnya memilih pakaian dengan brand ternama, tas mewah hingga brand fashion lainnya. Maka dari itu kamu membutuhkan cara membuat brand sendiri.

Cara menjadi dropshipper yang sukses adalah menganalisis brand yang kuat. Lakukan analisis dan juga penyesuaian dengan produk. Pastikan bahwa siapa target, produk apa yang dijual hingga brand apa yang menjadi kompetitor ini perlu untuk diperhatikan. Brand yang ingin anda ciptakan harus disertai dengan adanya emosi, gaya dan nilai tersendiri kepada para pelanggan. Tonjolkan identitas dengan visual.

9. Visualisasikan

Ada beberapa supplier yang memperbolehkan anda untuk membuat brand sendiri jika anda mengambil banyak barang dari mereka. Tetapi ada juga yang tak mau melepas brand supplier agar tak diganti sendiri oleh reseller. Ketika anda berkesempatan untuk membuat brand sendiri dari supplier yang sudah ada, manfaatkan kesempatan ini dan bentuklah brand dengan baik. Tentukan nama yang tidak pasaran, bagaimana jenis media untuk promosi hingga identitas dan personalitas brand yang hanya bisa dipahami oleh target audiens anda.

Visual branding juga tidak hanya sekadar logo dan website saja tetapi juga segala hal yang bersifat visual yang ada di dalam brand tersebut. seperti karakteristik brand, font website, gaya bahasa ataupun pola. Dari visual ini memang harus segaris dengan identitas brand yang sudah anda tentukan. Juga harus mampu membuat pengaruh yang cukup kuat kepada para konsumen yang melihatnya.

10. Pilih Media

Memilih media disini maksudnya adalah anda mulai mengenalkan dan juga mendistribusikan keberadaan brand tersebut pada para target audiens. Tentu setelah pondasi juga sudah siap. Sementara agar pendistribusian itu juga bisa berjalan dengan lebih efektif dan juga efisien. Perlu ditempatkan pada media online yang tepat. Khususnya untuk penyebaran di sosial media, anda harus menyesuaikan dulu apakah pelanggan kebanyakan memiliki media sosial tersebut atau tidak.

Seperti yang kita ketahui bahwa media sosial ini beragam. Ada instagram, facebook, twitter dan lain sebagainya. Jika anda ingin menggunakan facebook maka pastikan bahwa konsumen anda juga kebanyakan menggunakan facebook. Begitu juga dengan mereka yang aktif di instagram maka anda bisa menganalisis terlebih dahulu untuk melakukan pemasaran di instagram. Kamu bisa optimasi instagram terlebih dahulu. Sebab jika kita memasarkan di facebook tetapi lebih banyak konsumen yang menggunakan instagram.

Keuntungan Bisnis Dropship

Keuntungan Bisnis Dropship1. Bisnis Tanpa Modal

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa cara menjadi dropshipper ini akan memudahkan anda untuk memulai bisnis. Terutama bagi mereka yang tak memiliki modal. Sebab kita hanya butuh jaringan internet dan memasarkannya melalui media sosial misalnya. Asalkan anda tahu bagaimana cara kerjanya, menjadi dropshipper memang menguntungkan. Anda tak perlu melakukan packing dan mengirim barang kepada konsumen tetapi hanya melakukan pemesanan jika sudah ada order.

2. Fleksibel

Melakukan bisnis online ini memang bisa menjadi penghasilan tambahan. Mereka yang memiliki pekerjaan utama bisa menjadikan bisnis online ini agar menjadi bisnis sampingan. Bisnis yang fleksibel dimana kita bisa memasarkannya kapan saja dan dimana saja sesuai dengan kemampuan anda. Bisnis dropship tidak butuh stock hanya saja harus memastikan bagaimana supplier yang anda pilih benar-benar berkualitas. Anda bisa mengubah harga barang dengan wajar dan masuk sebagai keuntungan kita.

3. Hemat Tenaga

Cara menjadi dropshipper memang tergolong mudah. Selain itu anda bisa menjadi lebih hemat tenaga. Sebab kita hanya butuh memesankan order dari konsumen. Setelahnya, supplier yang akan memproses orderan tersebut. Dropshipper juga tidak akan menyita tenaga karena tugas kita adalah menarik konsumen untuk membeli produknya. Kalaupun anda ingin tahu bagaimana kualitas barang maka yang dilakukan adalah membeli produk tersebut untuk pertama kalinya agar tahu dan membuktikan sendiri bagaimana kualitas produk.

4. Hemat Waktu

Selain hemat tenaga, anda juga bisa hemat waktu jika menjadi seorang dropshipper. Bukan tanpa alasan melainkan kita juga bisa memaksimalkan waktu untuk memasarkan produk. Sementara untuk urusan cek stok, pengiriman dan packing dilakukan oleh supplier. Hemat waktu dan bisa kita gunakan untuk aktivitas lainnya. Bisnis dropship juga tidak akan mengganggu aktivitas anda sebab bisnis ini bisa dilakukan dimana saja.

5. Sedikit Kerugian

Memang seorang pebisnis akan berusaha sebaik mungkin dalam mengatasi kerugian. Begitu pun menjadi dropshipper, anda bisa menghindari kerugian seperti stock barang yang masih banyak, tidak membayar tenaga kerja untuk manajemen stok dan gudang atau bahkan mengurus biaya pengiriman barang. Sebab, kita hanya membutuhkan biaya iklan. Kalaupun anda tak memuat iklan di layanan yang berbayar maka kita benar-benar bisa menghilangkan kerugian tersebut. Minim rugi tetapi banyak keuntungan.

6. Tidak Perlu Stok Barang

Seperti yang disebutkan sebelumnya bahwa menjadi dropshipper artinya membutuhkan jaringan internet dan gadget seperti smartphone saja. Anda tak perlu stok di rumah karena memang pengiriman dan stok hanya dilakukan oleh pihak supplier. Mereka mengirim pesanan atas nama anda kepada konsumen dengan harga yang telah disepakati. Tak ada packingan barang, tak ada pengiriman yang kita lakukan. hanya melakukan order ketika konsumen memesan.

Selain beberapa keuntungan yang telah dijelaskan tersebut, cara menjadi dropshipper memang mudah dan bisa dilakukan oleh siapa saja. Bisnis dropship dan reseller tentu berbeda. Jika reseller, barang memang masih ada di tempat anda. Pengepakan dan pengiriman masih anda lakukan sendiri. Sementara dropshipper berbeda, kita hanya bertugas untuk meneruskan order atau pesanan kepada supplier dan menunggu pesanan tersebut sampai di tempat konsumen.

Bisnis sebagai dropshipper memang lebih menguntungkan dan menghindarkan kita dari kerugian yang besar. Anda bisa memilih supplier yang tepat dan terbaik, mendaftarlah menjadi dropship mereka dan mulai untuk berbisnis. Kalaupun anda telah memiliki pekerjaan utama, bisnis dropship bisa digunakan sebagai penghasilan tambahan yang cukup besar. Karena itu, beberapa cara menjadi dropshipper yang sukses ini semoga bisa membantu anda.

Artikel Lainnya

Leave A Reply

Your email address will not be published.

error: Hayoo mau ngapain?